- Pupuk MaxiGrow adalah pupuk hayati cair ramah lingkungan dengan TEKNOLOGI BIOFERTILIZER
- KEUNGGULAN MaxiGrow, New Technology MaxiGrow dengan “Coating System” menjadikan MaxiGrow sebagai Pupuk hayati yang lebih sempurna, efektif dan tahan lama, Lebih efektif dan tahan lama dalam kemasan +4 tahun
- APLIKASI MaxiGrow, Sederhana, Mudah, Fleksibel, dan Hemat
- Aplikasi MaxiGrow untuk berbagai jenis tanaman seperti Bawang Merah, Tomat, Buah – buahan, Bunga dan Tanaman Hias, Cabai, Jagung, Jati, Kacang Tanah, Kakao - Coklat, Karet, Kedelai, Kentang, Kopi, Merica, Gambas, Padi, Pisang, Sawit, Sayuran, Melon, Stroberry, Talas, Tebu, Tembakau, Timun, Tomat
- Aplikasi MaksiGrow Perikanan;Udang & Bandeng, Belut, Lele Sangkuriang
- Aplikasi MaksiGrow Peternakan Hewan Besar & Kecil, Unggas Ayam dll
- Sebagai suplement untuk peternakan (penggemukan) dan perikanan sebagai probiotik dan prebiotik
- *) hasil bisa berbeda-beda untuk setiap aplikasi karena kondisi media aplikasi yang berbeda-beda
Kamis, 02 Februari 2017
Manfaat & Keunggulan New Teknologi MaxiGrow
Rabu, 01 Februari 2017
Kumpulan video aplikasi maxigrow
Aplikasi Maxigrow pada pepaya
Aplikasi Maxigrow pada tanaman karet
Aplikasi Maxigrow pada pertanian
Aplikasi MaxiGrow Pada Ayam
Pemberian probiotik MaxiGrow Ternak dicampur pada air minum cara dan aplikasinya adalah sebagai berikut :
A. Dosis Anjuran/1000 ekor (untuk padi dan sore hari) 2 kali Aplikasi
A. Dosis Anjuran/1000 ekor (untuk padi dan sore hari) 2 kali Aplikasi
- Minggu I : 60ml MaxiGrow dilarutkan dengan Air 70 liter.
- Minggu II : 70 ml MaxiGrow dilarutkan Air 80 liter.
- Minggu III dst : 80ml MaxiGrow dilarutkan dengan Air 90 liter.
Aplikasi MaxiGrow untuk Peternakan
MaxiGrow adalah probiotik yang mengandung lactobacillus sp. dan Mikroba pendegregasi selulosa. Mikroba tersebut dipilih untuk membantu proses pencernaan makanan dalam tubuh ternak sehingga menjadi lebih efisien. Peningkata efisiensi ini mempunyai arti penting dalam budidaya ternak karena dengan peningkatan efisiensi metabolism ini dapat mengurangi pakan yang harus diberikan untuk menghasilkan sejumlah daging atau produk ternak yang tetap tinggi sehingga biaya produksi dapat ditekan. Energi yang diperlukan oleh ternak untuk mencerna makanan dapat dikurangi. Hal ini tentu saja dapat meningkatkan mutu daging dalam budidaya ternak yang menggunakan probiotik MaxiGrow.
Kandungan Mikroorganisme dalam MaxiGrow Ternak :
1. Lactobacillus sp.
Lactobacillus Sp. merupakan mikroba penting dalam membantu proses pencernaan makanan dalam usus ternak. Mikroba ini dapat menghasilkan asam laktat yang tidak hanya diperlukan dalam membantu proses percernaan dalam tubuh ternak tetapi juga dapat membunuh pathogen yang hidup di dalam tubuh ternak. Dengan demikian ternak menjadi lebih sehat. Dalam tubuh ternak yang sehat tentu saja semua proses metabolism menjadi optimal sehingga hasil produk ternak meningkat.
Kandungan Mikroorganisme dalam MaxiGrow Ternak :
1. Lactobacillus sp.
Lactobacillus Sp. merupakan mikroba penting dalam membantu proses pencernaan makanan dalam usus ternak. Mikroba ini dapat menghasilkan asam laktat yang tidak hanya diperlukan dalam membantu proses percernaan dalam tubuh ternak tetapi juga dapat membunuh pathogen yang hidup di dalam tubuh ternak. Dengan demikian ternak menjadi lebih sehat. Dalam tubuh ternak yang sehat tentu saja semua proses metabolism menjadi optimal sehingga hasil produk ternak meningkat.
MARKETING PLAN BISNIS MAKSIPLUS
PT. MaksiPlus Utama Indonesia (MUI) merupakan perusahaan distribusi yang ingin membantu sebagian besar masyarakat yang dominan PETANI di negeri ini agar memiliki kesejahteraan dengan memperoleh manfaat produk yang revolusioner secara sekaligus mendapatkan kesejahteraan dari sistem distribusi yang merata dan modern.
Dengan produk-produk Alami 100% maka diharapkan para mitra bisa lebih mudah memasarkan, dan para petani, peternak dan dunia perkebunan memperoleh manfaat langsung serta menghasilkan hasil yang benar-benar sehat.
Dengan produk-produk Alami 100% maka diharapkan para mitra bisa lebih mudah memasarkan, dan para petani, peternak dan dunia perkebunan memperoleh manfaat langsung serta menghasilkan hasil yang benar-benar sehat.
Dengan teknologi alami yang revolusioner, maka hasil pertanian, perkebunan dan peternakannya akan menghasilkan hasil yang maksimal, sampai dengan dua kali lipat dari hasil sebelumnya, dibandingkan dengan menggunakan pupuk urea, atau pupuk kimia lain, dan juga dibandingkan makanan ternak serta ikan, ayam yang dijual bebas.
PELUANG USAHA PROSPEKTIF
Bagi yang berminat membuka agen, akan mendapat BUKU PINTAR MAXIGROW yang berisi bagaimana mengaplikasikan pupuk bio-teknologi ini untuk berbagai tanaman pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan. Dan pupuknya hanya satu :Pupuk MaxiGrow !
Info lengkap mengenai Terobosan Sukses Pupuk Hayati Indonesia ini, silakan hubungi
Ja'ram Pratama (Distributor Maxi Grow, ATK, Pertukangan, Aluminium)
WA : 081532565758
Call : 081281159968
DATA STANDAR PENDAFTARAN MAKSIPLUS INDONESIA
Nama :
No. Ktp :
Jenis Kelamin :
Alamat :
Kelurahan :
Kecamatan:
Kota :
Kode pos
Telpon/HP :
Email :
Tempat/tgl lahir :
Nama Ibu Kandung :
Bank : Cabang:
No. Rekening :
No. Hp :
Nama Ahli Waris:
Hubungan :
Info lengkap mengenai Terobosan Sukses Pupuk Hayati Indonesia ini, silakan hubungi
Ja'ram Pratama (Distributor Maxi Grow, ATK, Pertukangan, Aluminium)
WA : 081532565758
Call : 081281159968
DATA STANDAR PENDAFTARAN MAKSIPLUS INDONESIA
Nama :
No. Ktp :
Jenis Kelamin :
Alamat :
Kelurahan :
Kecamatan:
Kota :
Kode pos
Telpon/HP :
Email :
Tempat/tgl lahir :
Nama Ibu Kandung :
Bank : Cabang:
No. Rekening :
No. Hp :
Nama Ahli Waris:
Hubungan :
Selasa, 31 Januari 2017
Aplikasi Pada Lele Sangkuriang
Keunggulan Lele Sangkuriang
Dalam pemeliharaan lele sangkuriang disarankan untuk tidak mengganti air sama sekali selama masa pemeliharaan. Tidak disarankan ada air mengalir ataupun air ke luar dari kolam. Dengan perlakuan tertentu walaupun air tidak digan-ti, sama sekali air tidak berbau.
- Produksi tinggi
- Masa panen lebih cepat
- Kemampuan bertelur dan daya tetas telur tinggi
- Lebih tahan terhadap penyakit
- Kualitas daging lebih unggul
- Teknik pemeliharaan lebih mudah
Dalam pemeliharaan lele sangkuriang disarankan untuk tidak mengganti air sama sekali selama masa pemeliharaan. Tidak disarankan ada air mengalir ataupun air ke luar dari kolam. Dengan perlakuan tertentu walaupun air tidak digan-ti, sama sekali air tidak berbau.
Aplikasi MaxiGrow Pada Tambak Belut
Budidaya belut dengan MaxiGrow sangat dianjurkan karena fungsi utama MaxiGrow sendiri dapat mempercepat fermentasi media tanam, dan juga sebagai mikrostarter yang berguna untuk memicu tumbuhnya jasad renik / plankton sebagai makanan alami dari belut.
Ada 2 ( dua ) tahapan pemberian MaxiGrow untuk kolam pembesaran ( 25 m2, dengan kedalaman 1 meter ) pada budidaya belut yaitu :
Saat pembuatan media pemeliharaan
(diperlukan 1 liter MaxiGrow)
Bahan yang diperlukan pada media pemeliharaan adalah seperti: Lumpur kolam yang sudah dikeringkan, pupuk kandang, pupuk kompos ( sekam padi atau daun – daun yang telah dibusukan ), jerami padi, cacahan batang pisang. MaxiGrow dilarutkan dahulu dengan air dengan perbandingan 1 : 10, Kemudian sebarkan pada media tanam secara merata ( disarankan menggunakan sprayer )
Ada 2 ( dua ) tahapan pemberian MaxiGrow untuk kolam pembesaran ( 25 m2, dengan kedalaman 1 meter ) pada budidaya belut yaitu :
Saat pembuatan media pemeliharaan
(diperlukan 1 liter MaxiGrow)
Bahan yang diperlukan pada media pemeliharaan adalah seperti: Lumpur kolam yang sudah dikeringkan, pupuk kandang, pupuk kompos ( sekam padi atau daun – daun yang telah dibusukan ), jerami padi, cacahan batang pisang. MaxiGrow dilarutkan dahulu dengan air dengan perbandingan 1 : 10, Kemudian sebarkan pada media tanam secara merata ( disarankan menggunakan sprayer )
Aplikasi MaxiGrow Pada Tambak Udang dan Bandeng
Pengolahan Lahan Tambak
Sebelum tanah dibalik, Semprotkan MaxiGrow ( telah dicampur dgn air ) pada lahan secara merata. Tahap ini diperlukan 2 liter MaxiGrow tiap hektarnya. Kemudian balik tanah dengan cara dibajak / di cangkul, biarkan sampai mongering, apabila tidak mungkin untuk dikeringkan maka tebarkan dolomita halus. Untuk 1 hektarnya diperlukan sebanyak 500-600kg
Semprotkan kembali MaxiGrow tambak secara merata kepermukaan lahan, Tahap ini diperlukan 2 liter MaxiGrow. Biarkan selama 3 hari, Berikan pupuk pada lahan, untuk 1 hektar diperlukan Urea sebanyak 100 kg, SP 36 60 kg, dan KCL sebanyak 40 kg. Diamkan selama 2 hari
Sebelum tanah dibalik, Semprotkan MaxiGrow ( telah dicampur dgn air ) pada lahan secara merata. Tahap ini diperlukan 2 liter MaxiGrow tiap hektarnya. Kemudian balik tanah dengan cara dibajak / di cangkul, biarkan sampai mongering, apabila tidak mungkin untuk dikeringkan maka tebarkan dolomita halus. Untuk 1 hektarnya diperlukan sebanyak 500-600kg
Semprotkan kembali MaxiGrow tambak secara merata kepermukaan lahan, Tahap ini diperlukan 2 liter MaxiGrow. Biarkan selama 3 hari, Berikan pupuk pada lahan, untuk 1 hektar diperlukan Urea sebanyak 100 kg, SP 36 60 kg, dan KCL sebanyak 40 kg. Diamkan selama 2 hari
MaxiGrow untuk perikanan
MaxiGrow mengandung mikroorganisme-mikroorganisme yang menguntungkan pada budidaya perikanan. Mikroorganisme tersebut bekerja sangat efektif pada dasar tambak/kolam ataupun di perairan. MaxiGrow untuk perikanan adalah tekhnologi probiotik khusus untuk tambak, setelah melalui proses yang cukup panjang dan telah diuji di beberapa lokasi tambak menunjukan hasil yang sangat memuaskan.
Manfaat :
Manfaat :
- Meningkatkan dan menjaga mutu air tambak/kolam
- Menekan Perkembangan bakteri pathogen didalam tanah dan air tambak/kolam
- Meningkatkan kekebalan dan kesehatan udang/ikan terhadap hama penyakit
Aplikasi MaxiGrow Pada Semangka – Melon
Semangka dan melon termasuk dalam keluarga labu – Labuan (cucurbitaceae). Secara teoritis curah hujan yang ideal untuk areal penanaman semangka adalah 40 – 50 mm/ bulan. Seluruh areal penanaman semangka perlu sinar matahari sejak terbit sampai tenggelam. Kekurangan sinar matahari menyebabkan terjadinya kemunduran waktu panen.
PEMBIBITAN
Rendam benih dengan larutan MaxiGrow ( 10 ml MaxiGrow: 1 liter air) selama 1-2 jam lalu dikeringanginkan. Setelah siap, benih disemaikan sampai siap ditanam.
PENANAMAN DAN PEMBERIAN PUPUK
Lahan di olah, di bajak/dicangkul, dibuat bedengan, serta lubang penanaman.
PEMBIBITAN
Rendam benih dengan larutan MaxiGrow ( 10 ml MaxiGrow: 1 liter air) selama 1-2 jam lalu dikeringanginkan. Setelah siap, benih disemaikan sampai siap ditanam.
PENANAMAN DAN PEMBERIAN PUPUK
Lahan di olah, di bajak/dicangkul, dibuat bedengan, serta lubang penanaman.
Aplikasi MaxiGrow Pada Sayuran
Yang dimaksud sayuran dalam bahasan ini adalah sayuran semusim dengan masa tanam singkat sekitar 30 harian, seperti bayam, kangkung, sawi, dsb.
Pembibitan
Sebelum ditanam, bibit (untuk sayuran yang ditanam bijinya) bisa direndam dulu dalam larutan MaxiGrow (10 ml MaxiGrow: 1 liter air), biarkan selama 1- 2 jam.
Pemupukan MaxiGrow Dan Pupuk Kimia
Pembibitan
Sebelum ditanam, bibit (untuk sayuran yang ditanam bijinya) bisa direndam dulu dalam larutan MaxiGrow (10 ml MaxiGrow: 1 liter air), biarkan selama 1- 2 jam.
Pemupukan MaxiGrow Dan Pupuk Kimia
Aplikasi MaxiGrow Pada Kentang
Tempat ideal untuk budidaya kentang adalah pada daerah yang memiliki ketinggian 1.000-3.000 m dengan curah hujan rata-rata 1500 mm/tahun dan mendapatkan sinar matahari antara 9-10 jam setiap hari. Kelembaban udara yang baik dalam budidaya kentang adalah antara 80-90%.
Tanah tempat budidaya yang baik memiliki pH antara 5,8 – 7,0, gembur dan banyak mengandung bahan organik juga memiliki drainase yang baik. Waktu tanam harus diperhatikan, karena umbi kentang sangat rentan dengan kadar air tanah yang tinggi (umbi busuk), penanaman benih yang tepat adalah diakhir musim hujan.
Cara penggunaan MaxiGrow yang dikombinasikan dengan pupuk kimia pada tanaman kentang
Tanah tempat budidaya yang baik memiliki pH antara 5,8 – 7,0, gembur dan banyak mengandung bahan organik juga memiliki drainase yang baik. Waktu tanam harus diperhatikan, karena umbi kentang sangat rentan dengan kadar air tanah yang tinggi (umbi busuk), penanaman benih yang tepat adalah diakhir musim hujan.
Cara penggunaan MaxiGrow yang dikombinasikan dengan pupuk kimia pada tanaman kentang
- Pengolahan lahan . Lahan yang telah diolah buat bedengan, berikan pupuk kandang ( yang sudah
Aplikasi MaxiGrow Pada Karet
Tempat dan kondisi yang ideal bagi pertumbuhan tanaman karet adalah daerah dengan ketinggian 200m, memiliki curah hujan 1.500-2.000 mm/tahun, suhu udara berkisar 240C-280C dan mendapatkan sinar matahari 5-7 jam/hari dengan struktur tanah yang dapat meneruskan air, tidak berpadas pH antara 5-6.
Aplikasi MaxiGrow pada tanaman karet:
Saat tanam (15 HST – Hari setelah Tanam)
Tanaman belum menghasilkan
Aplikasi MaxiGrow pada tanaman karet:
Saat tanam (15 HST – Hari setelah Tanam)
- Berikan larutan MaxiGrow (1liter MaxiGrow : air max 100 liter) pada tanaman sebanyak + 0,5 s/d 1 liter di sekitar pangkal batang. Pada tahap ini kebutuhan MaxiGrow sebanyak 3 liter per hektar.
- Setelah pemberian MaxiGrow, berikan pupuk kimia majemuk N-P-K (14-14-14 atau 12-24-12) dengan dosis 50 gr per pohon.
Tanaman belum menghasilkan
- Berikan larutan MaxiGrow (1 liter MaxiGrow: air max 100 liter) berikan pada sekitar pangkal batang, sebanyak + 1 s/d 2 liter. Ulangi setiap 3 s/d 4 bulan sekali, sampai tanaman dapat disadap. Pada tahap ini MaxiGrow yang dibutuhkan sebanyak 8 liter per hektar per tahun atau satu kali aplikasi 2 liter MaxiGrow per hektar.
Aplikasi MaxiGrow Pada Kakao – Coklat
Pohon coklat tumbuh di daerah tropis, pada ketinggian 10 hingga 500 meter di atas permukaan air laut. Pohon coklat pada umumnya dapat mencapai tinggi 5-6 meter, dapat berbunga dan berbuah sepanjang tahun sejak umur 4-5 tahun.
Cara penggunaan MaxiGrow yang dikombinasikan dengan pupuk kimia pada kakao:
Persiapan lahan
Buat lubang untuk bibit tanaman dengan ukuran 40X40X40cm, kemudian masukan pupuk kandang 20 biarkan Selama 1 bulan. Kemudian bibit siap untuk dimasukkan dalam lubang tanam.
Tanaman belum menghasilkan (diberikan mulai 15 HDT)
Cara penggunaan MaxiGrow yang dikombinasikan dengan pupuk kimia pada kakao:
Persiapan lahan
Buat lubang untuk bibit tanaman dengan ukuran 40X40X40cm, kemudian masukan pupuk kandang 20 biarkan Selama 1 bulan. Kemudian bibit siap untuk dimasukkan dalam lubang tanam.
Tanaman belum menghasilkan (diberikan mulai 15 HDT)
Aplikasi MaxiGrow Pada Kacang Tanah
Tempat yang ideal bagi budidaya kacang tanah adalah daerah ketinggian 50-500m, memiliki curah hujan antar 800-1.300 mm/tahun, suhu udara berkisar 280C-320C (suhu dibawah 100C, pertumbuhan tanaman akan terhambat, bahkan kerdil) dengan kelembaban udara 65-75%. Selain itu sinar matahari penuh dibutuhkan, karena akan mempengaruhi fotosintetis. Hujan yang terlalu keras akan mengakibatkan bunga sulit terserbuki oleh serangga.
Media Tanam
Jenis tanah yang sesuai untuk budidaya kacang tanah adalah tanah gembur/bertekstur ringan dan subur, pH antara 6,0-6,5, memiliki drainase dan aerasi yang baik, lahan tidak terlalu becek dan kering baik bagi pertumbuhan kacang tanah.
Syarat benih
Media Tanam
Jenis tanah yang sesuai untuk budidaya kacang tanah adalah tanah gembur/bertekstur ringan dan subur, pH antara 6,0-6,5, memiliki drainase dan aerasi yang baik, lahan tidak terlalu becek dan kering baik bagi pertumbuhan kacang tanah.
Syarat benih
- Berasal dari tanaman yang baru dan varietas unggul atau dari balai benih atau penangkar benih yang telah ditunjuk oleh balai sertifikasi benih.
Aplikasi MaxiGrow Pada Jati
PEMUPUKAN SAAT PEMBIBITAN
PEMUPUKAN SAAT PENANAMAN DAN PERAWATAN
- Semprot media tanam dengan MaxiGrow sebelum dipakai untuk pembibitan. Jika media tanam dicampur dengan pupuk kandang atau pupuk lain, maka harus ada jeda 3 hari sesudah atau sebelum dari pemakaian MaxiGrow.
- Siramkan larutan MaxiGrow secara merata pada setiap media tanam, ketika berumur 10 hari ( 1 liter MaxiGrow dicampur dengan 50 s.d. 100 liter air, cukup untuk 300 s/d 400 polybag besar).
- Selanjutnya lalukan pemupukan MaxiGrow setiap bulan sekali sampai penanaman.
PEMUPUKAN SAAT PENANAMAN DAN PERAWATAN
- Sebelumnya tanah diolah, dibuat lubang tanam dan diberi pupuk kandang.
Aplikasi MaxiGrow Pada Jagung
Tempat ideal untuk budidaya jagung adalah daerah dengan ketinggian 50 – 600 m yang memiliki curah hujan sekitar 85 – 200 mm/bulan, suhu optimum antara 230C – 300C, tanah gembur, subur dan kaya humus, pH tanah antara 5,6 – 7,5, aerasi (pengaliran udara ke dalam air untuk meningkatkan kandungan oksigen) dan ketersediaan air baik, kemiringan tanah dari 800.
Pengolahan Lahan
Pengolahan Lahan
- Tanah yang akan ditanam diolah dengan cara dicangkul sedalam 15-20 cm, kemudian diratakan. Setiap 3 m dibuat saluran drainase sepanjang barisan tanaman. Lebar saluran 25-30 cm, kedalaman 20 cm. saluran ini dibuat terutama pada tanah yang drainasenya jelek. Daerah dengan pH kurang dari 5, tanah dikapur (dosis 300 kg/ha) dengan cara menyebar kapur merata pada barisan tanaman, + 1 bulan sebelum tanam.
- Berikan pupuk kandang sebanyak 6 ton/ha, diberikan sepanjang larikan tanaman, sebelum tanam. Kemudian berikan larutan MaxiGrow (1liter MaxiGrow: air max 200 liter) pada setiap titik tanam. Tahap ini diperlukan 2 s/d 3 liter MaxiGrow per Ha.
- Lubang tanam ditugal (dibuat lubang untuk benih di tanah), kedalaman 3-5 cm, dan tiap lubang hanya diisi 1 butir benih. Jarak tanam jagung disesuaikan dengan umur panennya, semakin panjang umurnya jarak tanam semakin lebar. Jagung berumur panen lebih 100 hari sejak penanaman, jarak tanamnya 40 cm x 100 cm (2benih/lubang). Jagung berumur panen 80-100 hari, jarak tanam 25 cm x 75 cm (1 benih/lubang).
Aplikasi MaxiGrow Pada Cabai
Cabai dapat tumbuh pada dataran rendah maupun tinggi tergantung dari variestasnya. Tanah yang baik dalam budidaya cabai adalah yang memiliki pH tanah dengan skala 5-6. Budidaya cabai seringkali dihadapkan dengan berbagai masalah (resiko), diantaranya; teknis budidaya, kekurangan unsur hara, serangan hama dan penyakit.
Pengolahan Lahan
Lahan yang telah diolah, buat bedengan (seperti terlihat pada gambar), berikan pupuk kandang (sudah matang) pada setiap bedengan, kemudian semprotkan larutan MaxiGrow (1 liter MaxiGrow : air max 100 liter), kemudian tutup dengan tanah dan mulsa (apabila menggunakan). Biarkan minimal 3 hari, kemudian siap untuk ditanam. Pada tahap ini kebutuhan MaxiGrow sebanyak 2 liter per hektar dan pupuk kandang sebanyak 4-6 ton per hektar.
Pengolahan Lahan
Lahan yang telah diolah, buat bedengan (seperti terlihat pada gambar), berikan pupuk kandang (sudah matang) pada setiap bedengan, kemudian semprotkan larutan MaxiGrow (1 liter MaxiGrow : air max 100 liter), kemudian tutup dengan tanah dan mulsa (apabila menggunakan). Biarkan minimal 3 hari, kemudian siap untuk ditanam. Pada tahap ini kebutuhan MaxiGrow sebanyak 2 liter per hektar dan pupuk kandang sebanyak 4-6 ton per hektar.
Langganan:
Postingan (Atom)



